Heli Apache Bisa Jadi Partner Pasukan Elit TNI untuk Membredeli Teroris. Begini Kedahsyatannya..

Posted on

Operasi pasukan khusus agar bisa melaksanakan tugasnya secara lancar juga membutuhkan dukungan persenjataan khusus seperti ranpur lapis baja dan pesawat tempur. (Foto Cover: heli apache)

Misalnya saja untuk mendobrak (breaching) pintu gerbang gedung yang menjadi pusat pertahanan teroris, perlu ranpur lapis untuk menerjangnya disusul pendaratan pasukan khusus menggunakan helikoper dari atas gedung.

Pasukan khusus yang menyerbu dari atas gedung itu lalu akan membereskan para teroris dari ruang ke ruang dan bagi para teroris yang berusaha lari ke lantai dasar akan dibereskan pasukan khusus yang sudah siaga di halaman gedung.

Tapi jika gedung terlalu bahaya untuk diserbu secara langsung melalui breaching dan serbuan dari atas gedung dengan cara mengirim pasukan khusus menggunakan helikopter, para teroris yang bertahan di dalam gedung bisa digempur menggunakan heli tempur.

Saat ini TNI AD telah memiliki sejumlah heli tempur Mi-35 buatan Rusia dan 8 heli tempur AH-64E Apache bersenjata lengkap.

Khusus untuk heli Apache yang diterima TNI AD dari Kementerian Pertahanan pada Kamis (17/5) di Semarang merupakan heli baru buatan AS yang sangat mumpuni untuk membasmi musuh dalam pertempuran di darat.

Sebagai heli serang Apache akan menjadi bantuan tempur pasukan infanteri TNI AD yang sedang bertempur di darat karena mampu menghancurkan tank-tank musuh menggunakan rudal Hellfire dan sekaligus menghancurkan heli lawan menggunakan rudal-rudal Stinger-nya.

Untuk sasaran darat musuh berupa bunker, meriam artileri, sarang senapan mesin lawan, dan musuh yang bersembunyi dalam gedung juga bisa dihantam Apache menggunakan roket dan senapan mesin Gatling kaliber 7.62 mm.

Oleh karena itu karena Apache juga bisa berperan sebagai heli anti-personel (pembasmi pasukan darat musuh), jika pasukan TNI/Polri harus menghadapi serangan teroris dalam jumlah besar, Apache bisa menjadi andalan sebagai senjata pembasmi para teroris itu.

Apalagi Apache juga merupakan heli canggih yang anti-peluru senapan mesin pada bagian kokpitnya, tanki bahan bakarnya tahan tembakan roket dan RPG serta bisa dioperasikan dalam segala medan dan cuaca.

Fungsi utama Apache dan heli Mi-35 memang untuk menghantam musuh dalam perang darat, baik berupa pasukan reguler maupun gerilyawan termasuk para teroris.

Jika dikombinasikan dalam operasi tempur untuk mendukung pasukan khusus pada aksi militer melawan serangan teroris, maka kombinasi pasukan khusus dan heli tempur betul-betul sangat mematikan.

Begini Kecanggihan Helikopter Apache Milik TNI AD

Tentara Nasional Indonesia (TNI) menerima delapan unit Helikopter Apache AH-64 . Menteri Pertahanan Ryamizard Ryacudu menyerahkan simbolis delapan helikopter serang AH-64E Apache kepada TNI AD.

“Pengadaan heli Apache ini merupakan bagian integral dari upaya pemenuhan kebutuhan alutsista TNI dan juga guna memperkuat postur pertahanan negara,” kata Ryamizard Ryacudu dalam keterangan tertulis, Rabu, 16 Mei 2018.

Ryamizard menyampaikan kepada Kepala Staf TNI Angkatan Darat, Wakil Kepala Staf TNI Angkatan Laut, Wakil Kepala Staf TNI Angkatan Udara, Komisi I DPR RI, Duta Besar Amerika Serikat di Indonesia dan Staf USAF (The United States Air Force). Penerimaan delapan Helikopter Serang AH-64E Apache dilakukan di Apron Lanumad Ahmad Yani Semarang, Jawa Tengah.

Pengadaan Helikopter Apache AH-64E buatan Amerika Serikat ini merupakan hasil kerja sama dengan pemerintah AS melalui Program Manegement Office (PMO) menggunakan skema G to G. Pengadaan helikopter ini menjadi bagian dari program modernisasi Alutsista TNI sesuai Rencana Strategis Pertahanan Negara dan program Minimum Essential Force (MEF).

Helikopter Apache AH-64E merupakan helikopter modern berteknologi canggih yang bisa dioperasikan dalam berbagai kondisi medan dan cuaca. Helikopter Apache menggunakan teknologi Avionics, seperti Radar Longbow dan Multi Target Acquisition and Designation System (MTADS).

Radar Longbow adalah sistem radar yang ada di baling-baling Apache. Sistem radar ini memiliki radar kendali tembak dan radar indentifikasi frekuensi. persenjataan yang digunakan adalah peluru kendali AGM-114 Hellfire, Roket Hydra 70, AIM-92 Stinger, Aim-9 Sidewinder, dan Kanon M 230.

Helikopter Apache juga memiliki perangkat yang dapat melihat dan mengetahui informasi objek dalam kondisi gelap. Helm pilot juga dapat mengatur arah senjata M 230 tanpa mengubah arah helikopter.

Sumber: artikel ini telah tayang di intisari.grid.id dengan judul Heli Apache Bisa Jadi Partner Pasukan Khusus untuk Tumpas Teroris dan di nasinal.tempo.co dengan judul Begini Kecanggihan Helikopter Apache Milik TNI AD

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *